Sensasi Outdoor Desain Rumah Mungil

Halaman rumah desain rumah mungil yang cukup luas merupakan barang langka di kota besar. Oleh karena itu, banyak pemilik rumah desain rumah mungil ingin memanfaatkan potensi lahan dengan cara membuat area untuk bersantai di halaman belakang yang menyatu dengan ruang dalam rumah desain rumah mungil.

 

Untuk mewujudkan sensasi outdoor tersebut, pemilik memberikan kebebasan berkreasi kepada arsitek desain rumah mungil. Sebagai tahap awal, arsitek merancang massa bangunan dua lantai bergaya modern kontemporer, berbentuk huruf L dengan halaman dalam (courtyard) di bagian belakangnya. Luas lantai dasar hunian hanya menempati 50 persen dari total lahan sehingga halaman dalam lebih luas dari bangunannya sesuai dengan keinginan pemilik.

 

Sebagai konsekuensinya, arsitek desain rumah mungil menambah lantai semibasement untuk garasi dan area servis. Lantai dasar serta pintu masuk (entrance) rumah ditinggikan 1,2m dari jalan kompleks. Halaman muka rumah dilengkapi oleh ramp untuk akses kendaraan menuju semi basement dan tangga menuju pintu masuk utama di lantai dasar. Pohon-pohon lama yang rimbun di halaman muka dipertahankan sehingga kanopi daunnya memberikan keteduhan. Pada fasade rumah, arsitek desain rumah mungil sengaja membedakan tampilan area pintu masuk berupa dinding area yang dilapisi oleh batu alam jenis amarello fossil dari italia. Bagian tengahnya dibuat transparan berupa kaca lebar tanpa kusen dan pintu masuk yang terbuat dari kayu jati utuh.

 

Area pintu masuk ini juga diberi naungan yang terbuat dari kerangka baja dan susunan bilah rotan serta dikelilingi oleh kolam hias (reflecting pool) dan juga jembatan masuk.

 

Selain melunakkan komposisi dinding-dinding solid, kehadiran unsur air dan cahaya menimbulkan efek permainan bayang-bayang yang menawan apalagi didukung oleh tata pencahayaan di malam hari. Selanjutnya, arsitek desain rumah mungil berupaya merancang ruang dalam yang transparan dan fleksibel agar dapat menampung kegiatan berkumpul bersama keluarga dan kerabat pemilik. Karena itu, setiap ruangan dilengkapi oleh dinding penyekat berupa pintu geser atau jendela lebar yang dapat dibuka saat penghuni melakukan aktifitas seperti pengajian atau arisan. Saat memasuki foyer misalnya, kita akan langsung meihat enam daun jendela berjalusi dengan engsel pivot di bagian atas dan bagian bawahnya. Sistem jendela ini telah dirancang sedemikian rupa sehingga menghubungkan foyer dengan ruangan makan serta memperluas pandangan dari dalam ke arah halaman belakang.

 

Dinding penyekat berupa pintu geser yang penampilannya serupa dengan dinding juga dipasang diantara ruangan keluarga dan ruangan kerja serta antara ruangan kerja dan kamar tidur utama. Ruangan makan, ruangan kerja dan kamar tidur utama ditata mengelilingi halaman dalam yang merupakan orientasi serta pusat kegiatan penghuni. Pada area terbuka ini dibuat pantri, dek untuk duduk-duduk, kolam renang, air mancur dan taman bergaya tropis yang simple. Hampir seluruh dinding penyekat antara halaman dan ruang-ruang dalam desain rumah mungil dirancang transparan berupa jendela kaca tanpa kusen, jendela dan pintu kaca biasa yang dilengkapi oleh area transisi berupa teras dan balkon. Konsep desain ini berhasil mengoptimalkan masuknya cahaya alami dan sirkulasi udara segar disamping terdapat kesinambungan antara ruang dalam dan ruang luar di halaman.

 

Hunian ini banyak memakai material alami seperti batu andesit untuk pelapis lantai luar, marmer untuk pelapis lantai dalam, kayu jati untuk kusen dan daun pintu serta kayu ulin untuk dek di pinggir kolam renang. Dalam hal mengisi ruangan dalam, pemilik memilih kombinasi antara furniture khas oriental dan koleksi benda seninya dalam satu tampilan harmonis yang penataannya dibantu oleh desain interior. Pemilik juga banyak memakai furniture yang kental dengan nuansa kolonial, bentuk geometris dengan detail melengkung yang khas dan warna-warna earth tones seperti merah marun, biru dongker dan cokelat tua sehingga tampil elegan dan mewah sesuai dengan gaya hidup masa kini.

 

Selain itu, berbagai lukisan, patung dan kerajinan tangan yang sebagian besar bernuansa oriental ditata secara baik. Benda seni ini ada yang digantung di dinding, dipajang pada rak terbuka built-in dan pada meja konsol yang didukung oleh tata pencahayaan yang menawan sehingga menimbulkan suasana yang hangat dan nyaman. Secara keseluruhan, baik pemilik, arsitek dan desain interior merasa puas dan bangga dengan rancangan desain rumah mungil tinggal ini.