Gambar Desain Rumah memiliki fungsinya sendiri

Gambar Desain Rumah terdiri dari gambar desain awal dan gambar kerja lengkap.

 

Kami membedakan gambar desain rumah menjadi 2 bagian. Yang pertama, untuk kebutuhan pemilik atau klien rumah. Gambar desain rumah harus bisa dipahami oleh klien secara baik. Nah gambar ini kami sebut gambar desain. Biasanya terdiri dari gambar denah pola ruang, serta 3 dimensi bentukannya, baik bentuk luar maupun dalam. Yang kedua, adalah gambar pelaksanaan, gambar kerja/bestek, atau gambar teknik yang hanya bisa dipahami oleh pelaksana pembangunan profesional. Kedua gambar diatas disebut gambar desain lengkap.

 

Lalu apa masalahnya? Masalahnya adalah ketika pemilik atau klien potong kompas ingin membangun rumah tanpa pelaksana profesional atau dikerjakan sendiri menyuruh kuli bangunan. Kami banyak menerima permintaan gambar desain lengkap dari klien. Ternyata sebenarnya klien hanya membutuhkan gambar desain awal saja yang bisa dimengerti. Atau setelah gambar lengkap selesai, klien malah tidak mengerti dan meminta penjelasan gambar 3 dimensi. Dimana kesalahannya? Tentu diawal, karena maksud “potong kompas” itu! Mencari efisiensi harga membangun harusnya dengan menyerahkan pada pelaksana profesional bukan membangun sendiri serabutan dengan hanya mencari “yang termurah”.