Desain Rumah Murah

Men desain rumah murah memang memiliki banyak keterbatasan. Apapun keterbatasannya, syarat kesehatan harus tetap dipenuhi. Sehingga rumah murah dan sehat harus satu paket.

 

Kondisi iklim tropis juga harus dipahami dan direspon melalui sikap yang arif. Merencanakan rumah murah dengan mempertimbangkan iklim tropis yang kompleks, namun sebetulnya sangat bersahabat asalkan bijak menyikapinya.

 

Solusi rumah murah dengan cara yang paling mudah dan kasat mata, yaitu dengan mereduksi material. Cara ini memang yang paling sederhana, misalnya dengan membuat rumah tanpa finishing. Dengan tembok bata ekspos tanpa plester dan cat, atau membuat lantai semen tanpa keramik, biaya pembangunan rumah akan berkurang. Kedua, penggunaan material alternatif yang lebih murah dan mudah didapatkan namun sudah mulai ditinggalkan, kembali digunakan dalam desain yang tetap menunjukkan kekinian. Misalnya saja, bambu dan kerawang. Bambu sempat dilupakan banyak orang dengan alasan rumah dari bata dan beton menunjukkan strata ekonomi yang lebih tinggi sehingga masyarakat beralih ke rumah tembok. Sedangkan kerawang kini mendapat perlakuan yang berbeda. Jika dulu hanya digunakan untuk lubang anngin, kini digunakan sebagai material dinding sehingga dinding tidak memerlukan jendela dan kaca untuk mendapatkan ventilasi dan pandangan visual. Dua material diatas cukup banyak digunakan untuk desain rumah yang murah.

 

Hal lain, rumah murah perlu digali potensi tapak untuk dijadikan wadah kegiatan sosial yang bisa menambah esensi sebuah rumah. Misal saja malaha lokasi. Rumah dirancang di perkotaan berbeda dengan rumah murah yang dibutuhkan din non-perkotaan, misalnya kampung nelayan atau pedesaan. Kepekaan arsitek terhadap masalah di luar lingkungan urban masih sangat rendah.

 

Desain rumah murah bisa dipikirkan solusi murah lewat cara membangun, yaitu tidak dengan cara membangun sekaligus, tetapi bertahap seperti konsep rumah tumbuh.