Desain Rumah Islami

Desain Rumah Islami menjadi topik hangat bagaimana membuat desain rumah yang Islami?

 

Dari berbagai contoh yang ada sering hanya dengan hasil yang sama dengan desain rumah umumnya. Dan sebenarnya tidak ada panduan khusus mengenai bagaimana desain rumah islami itu. Karena memang islam itu luas dan sederhana.

 

Banyak kasus yang cuma label walau beberapa web juga menyebut serupa. Hanya ‘gymmick’ dan tidak ada konsep desain khusus. Jika label dibalik : jelek, tdk islami, tdk syariat? Tentu juga tidak benar. Sebenarnya belum ada kriteria khusus desain rumah Islami.

 

Pada beberapa web, label islami dalam dakwah yg diasuh arsitek ustadz berupa layanan gratis.

 

Arsitek sudah mencoba beberapa alternatif, seperti desain ruang untuk muslimah (isteri tuan rumah) yang tertutup bagi tamu luar, dengan privasi zoning ruang tidur-dapur-r.makan di area depan. Namun banyak kasus yang tidak selesai karena berkaitan dengan dana.

 

Jadi kasus arsitek membuat desain rumah islami itu susah karena jika dibuat benar-benar detail dan berbeda, tentu memerlukan dana berbeda.

 

Seperti posisi tidur berbaring ke kanan menghadap kiblat jika diterapkan memiliki pola ruang berbeda dari kebanyakan.

 

Karena sebenarnya Islam itu sangat simpel. Tidak ada aturan mengikat untuk muamalah. Seperti halnya masjid, tidak ada aturan bentuk masjid seperti apa. Apakah ada kubah atau tidak.

 

Mungkin akan kita kembalikan lagi dasar niat (baca: konsep) membuat rumah. Karena yang kita pelajari adalah pentingnya konsep.

kita ambil perumpamaan:

si A mandi di hari jumat dengan meniatkan mandi janabah

dan si B mandi di hari jumat tanpa ada niat apa2.

padahal apa yg dikerjakan sama yaitu mandi, tapi dalam pandangan Allah jelas bedanya

Lalu bagaimana dengan konsep rumah syariah tadi. Jika alasan yg melandasi kita membuat rumah berdasarkan quran dan hadits artinya berdasarkan syariah. Jika alasan/konsep-nya umum, bisa dikategorikan desain rumah biasa,

padahal yangg kita buat sama yaitu desain rumah tinggal.

 

Seperti pemisahan tempat tidur (alasan jelas dari hadits)

sedang rumah umum, pemisahan tempat tidur dengan alasan lainnya misalnya sering berantem, tidak bisa berbagi kamar dan lainnya.